Minggu, 26 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
Ratusan massa dari Persatuan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Batam, Kepulauan Riau, mendatangi Polsek Batam Kota, Selasa, 9 Maret 2021, tuntut tuntaskan isu SARA. (Foto: Bintang Hasibuan)

Dua Anggota DPRD Batam Dituntut Meminta Maaf atas Dugaan Ucapan Rasisme

9 Maret 2021

Batam, 355 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Ratusan massa dari Persatuan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Batam, Kepulauan Riau,   mendatangi Polsek Batam Kota, Selasa, 9 Maret 2021. Kedatangan mereka menuntut tindakan tegas dalam kasus rasisme yang dilontarkan pihak tidak bertanggung jawab kepada PK NTT Batam dalam sebuah unggahan di media sosial.

Wakil Ketua Bidang Hukum PK NTT Batam, Abdullah Yusuf, mengatakan, ada tiga orang yang diduga menjadi akar masalah keributan tersebut. Ia menyebut, ketiga orang itu adalah Anggota Komisi I DPRD Batam, Harmidi Umar Husein, Anggota Komisi III DPRD Batam, Muhammad Rudi, dan Ketua Ikatan Keluarga Besar Sumatra Selatan (IKBSS) Batam, Rizan Nika Astaga.

“Ketiganya jadi biang keladi terlontarnya ucapan yang mengatakan bahwa orang timur [PK NTT Batam] yang bekerja dalam proyek pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Bandara Mas itu merupakan preman,” katanya.

Menurutnya, ucapan tidak mengenakkan itu tidak berhenti di situ saja. Orang timur pun dianggap berwajah jelek seperti monyet, dan pantasnya tinggal di hutan saja. Hal itu, kata dia, membuat murka PK NTT Batam lantaran dianggap merendahkan martabat mereka.

Berita Lain

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Kapal Pengangkut Tabung Gas Diamankan Polsek KKP

IDI Batam Tak Banyak Komentar Mengenai Oknum Dokter Cabul

Kondisi Amsakar Achmad Terus Membaik

“Warga kami hanya bekerja di sana, kenapa dianggap serendah itu? Kami mendesak pihak kepolisian mengusit tuntas persoalan ini agar tidak muncul gesekan baru di kemudian hari,” kata dia.

Meski begitu, Abdullah mengakui bahwa pihaknya membuka pintu damai bagi ketiga orang yang dituding menjadi biang masalah tersebut. Namun, ketiga orang itu menurutnya harus bersikap gentle dan meminta maaf kepada masyakarat timur atas perbuatan mereka.

Kapolsek Batam Kota, AKP Restia Octane Guchy, mengatakan, persoalan itu sudah ditangani pihaknya sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebab pihaknya pun tidak ingin salah dalam bertindak dalam persoalan tersebut.

“Semuanya sudah dikomunikasikan dan dimediasi untuk kedua belah pihak. Persoalannya mungkin ada sedikit isu SARA yang tidak berimbang di salah satu pihak. Dalam hal ini salah satu paguyuban dan mereka merasa tidak terima terhadap indikasi adanya caci maki di media sosial,”

“Kami pastinya akan mempertemukan kedua belah pihak agar tidak terjadi gesekan di wilayah Kota Batam,” kata Guchy.

Usai berorasi di depan Polsek Batam Kota, ratusan massa pun berpindah ke depan Kantor DPRD Kota Batam. Dengan mendapat pengawalan ketat polisi, aksi pun berjalan damai setelah Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Putra Yustisi Respati, menjumpai massa aksi.

Berita Lain

Truk melindas pengendara sepeda motor di sekitar jalan arah Temiang, menuju lampu merah Aviari, Sabtu, 17 April 2021. (Foto: Natalis untuk HMSTimes)

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

17 April 2021
Kapal yang memuat tabung gas 3 kilogram yang akan dibawa ke Belakang Padang, Batam pada Sabtu, 17 April 2021. (Foto: Muhamad Ishlahuddin)

Kapal Pengangkut Tabung Gas Diamankan Polsek KKP

17 April 2021

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS